Pasang Iklan Disini

Menginap di Tepi Danau Toba Nggak Harus Mahal, di Pandu Lakeside Hotel Parapat

Andi Telaumbanua


Siapa bilang menikmati keindahan Danau Toba dari dekat harus selalu merogoh kocek dalam-dalam? Waktu berkegiatan ke Parapat kemarin, saya sempat kebingungan mencari penginapan yang pas—inginnya yang punya pemandangan langsung ke danau, tetapi anggarannya tetap bersahabat. Untungnya, saya menemukan satu tempat yang langsung jadi favorit saya: Pandu Lakeside Hotel Parapat.

Di tulisan kali ini, saya ingin membagikan sedikit cerita dan review jujur selama menginap di sana. Siapa tahu bisa jadi referensi buat kalian yang sedang merencanakan liburan ke Danau Toba!

Desain Kamar yang Privat dan Parkiran Luas

Secara visual, kompleks bangunan Pandu Lakeside Hotel ini mengusung konsep arsitektur berlantai dua. Hal pertama yang membuat saya lega saat pertama kali tiba adalah halaman parkirnya yang terbilang sangat luas. Buat yang membawa kendaraan pribadi atau sewaan, tata letak hotel ini sangat juara dan memudahkan proses bongkar muat barang bawaan.

Uniknya lagi, tata letak kamarnya didesain dengan sangat baik. Di lantai bawah, pintu kamar kita akan langsung menghadap ke halaman parkir luar yang posisinya lurus langsung ke arah Danau Toba. Jadi, konsepnya bukan lorong hotel tertutup yang pintunya saling berhadapan. Desain terbuka seperti ini otomatis memberikan kesan kamar yang jauh lebih privat, terasa lebih lapang, dan bikin kita tidak merasa sumpek sama sekali karena begitu buka pintu, pandangan kita langsung lepas ke area luar dan danau.




Kamar Nyaman yang "Ramah Saku"

Salah satu daya tarik utama dari hotel ini jelas ada pada harganya. Untuk tipe kamar standar yang saya tempati kemarin, tarifnya sangat ramah di kantong, yaitu di kisaran tiga ratus ribuan saja per malamnya! Dengan harga segitu, bagi saya fasilitas dasar yang didapat sudah sangat sebanding untuk sekadar beristirahat dan menikmati suasana.

Oh ya, buat kalian yang berencana datang rombongan atau membawa keluarga besar, mereka juga menyediakan tipe kamar yang jauh lebih besar, yaitu Family Room. Kamar keluarga ini kapasitasnya lebih luas dan pastinya cocok supaya liburan bareng keluarga terasa lebih privat dan hangat.

Bangun Pagi Langsung Disambut Danau Toba

Pengalaman paling magis selama menginap di sini adalah saat membuka mata di pagi hari. Kamar yang saya pesan posisinya langsung mengarah ke Danau Toba. Setiap kamar di hotel ini sudah dilengkapi dengan balkon atau patio pribadi. Jadi, begitu membuka pintu di pagi hari, embusan angin sejuk khas pegunungan dan hamparan air danau yang biru langsung menyapa di depan mata.

Sambil mengumpulkan nyawa di balkon, kita juga bisa melihat kapal-kapal feri atau perahu kayu tradisional yang melintas pelan membelah danau. Benar-benar definisi healing yang murah meriah!


Sarapan Syahdu di Tepi Air

Setelah puas menikmati pemandangan dari balkon, saya langsung menuju ke restoran hotel untuk menikmati sarapan pagi yang sudah termasuk dalam paket menginap.

Pilihan menunya cukup standar seperti nasi goreng khas Indonesia, teh, dan kopi hangat. Namun, yang membuat sarapan di sini terasa berkali-kali lipat lebih nikmat adalah posisi meja makannya yang berada persis menghadap langsung ke tepi air dan pegunungan. Menikmati teh hangat ditemani pemandangan Danau Toba di pagi hari yang tenang itu rasanya luar biasa menenangkan.

Sensasi Berenang Langsung di Danau Toba!

Ini dia bagian yang paling seru dan jarang ditemukan di hotel-hotel biasa. Pandu Lakeside Hotel ini lokasinya benar-benar persis di tepi danau dan memiliki area pantai pribadi.

Jadi, kalau kalian menginap di sini, kalian tidak akan menemukan kolam renang buatan dari beton. Sebagai gantinya, pengelola menyediakan akses atau tangga langsung agar pengunjung bisa langsung berenang bebas di air Danau Toba! Air danau di sore atau pagi hari rasanya sangat segar dan dingin. Menghabiskan waktu dengan berenang bebas di danau vulkanik terbesar di dunia ini memberikan pengalaman liburan yang berbeda dan tidak terlupakan.

Catatan Kecil yang Cukup Disayangkan: Dominasi Si "Red Devil"

Namun, ada satu hal yang konon menjadi daya tarik visual saat kita melihat ke arah air, tapi sebenarnya menyisakan sedikit rasa sesal dan prihatin di hati saya.

Saat kita bersantai di pinggiran danau atau di area dermaga hotel, kita bisa dengan sangat mudah melihat banyak sekali ikan yang berenang kesana-kemari di airnya yang jernih. 

Secara kasat mata, melihat sekumpulan ikan berenang bebas memang terlihat indah dan seru. Namun sayangnya, hampir semua ikan yang mendominasi di sana adalah ikan Red Devil. Bagi yang belum tahu, Red Devil ini adalah jenis ikan invasif. Kehadiran mereka yang sangat masif di Danau Toba sayangnya telah merusak ekosistem asli dan membuat populasi ikan-ikan lokal, seperti ikan pora-pora atau ikan mas menjadi semakin langka karena kalah bersaing dan dimangsa. Sungguh sebuah ironi yang cukup disesali; di balik indahnya pemandangan air danau, ada ancaman nyata bagi kelestarian fauna asli Toba.

Lokasi Strategis di Parapat

Kembali ke masalah aksesibilitas, selain fasilitasnya yang oke untuk harga tiga ratus ribuan, lokasinya juga terbilang strategis di Jl. Kol. TPR Sinaga, Tiga Raja. Hotel ini posisinya sangat dekat dengan pelabuhan penyeberangan feri seperti Pelabuhan Tiga Raja yang biasa digunakan wisatawan untuk menyeberang ke Pulau Samosir. Jadi, kalau kalian punya rencana penyeberangan ke Samosir, menginap di sini bakal mempermudah mobilitas kalian.




Sedikit Tips & Kesimpulan

Sebagai catatan tambahan untuk kenyamanan kalian, kamar-kamar di hotel ini mengusung konsep alami tanpa AC. Namun jangan khawatir, karena Parapat berada di dataran tinggi, udara alaminya sudah cukup sejuk, terutama saat malam hari. Kalau siang hari terasa agak gerah, langsung saja ambyar menceburkan diri berenang ke danau untuk menyegarkan badan!

Secara keseluruhan, bagi saya Pandu Lakeside Hotel Parapat adalah pilihan cerdas buat para backpacker atau keluarga yang ingin menikmati keindahan Danau Toba secara langsung tanpa perlu bikin dompet menangis.
Tags

Posting Komentar

6 Komentar

  1. Aku pernah berdiskusi soal ikan invasif di danau toba ini sama anakku yang jurusan akuakultur. Itu kalau enggak salah sudah berlangsung sangat lama, ya?

    BalasHapus
  2. Wow saya selalu pengen wisata ke luar Jawa-Bali dan nampaknya Danau Toba ini harus banget deh kita samperin.

    BalasHapus
  3. Wah wajib bookmarks tulisan ini, karena pingin banget ke Danau Toba
    Saking pinginnnya sampai ngimpi dan berdoa untuk jangan mati sebelum lihat Danau Toba, hehehe
    Iya, kesel banget pada orang yang melepas ikan Red Devil di Dana Toba
    semoga segera dapat jalan keluarnya

    BalasHapus
  4. Pengen banget ke Danau Toba, makasih kak udah kasih review hotel yang bagus

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah, ga perlu repot sama AC yaa.. karena sudah alami dinginnya.
    Pandu Lakeside Hotel Parapat dengan pemandangan dan experience langsung ke Danau Toba, jadi pilihan menginap yang nyaman.
    Kamarnya oke bangett.. ada berbagai macam pilihan.

    BalasHapus
  6. Aku belum pernah ke Medan dan sekitarnya euy. Danau Toba pastinya harus dikunjungi dong. Sekarang pasti fasilitas lebih OK dan ramah wisatawan yah. Kapan itu diajakin untuk traking ke air terjun di sekitarnya. Sayang belum cocok waktunya. Pengen ngerasin juga ke pulau di tengahnya.

    BalasHapus
Posting Komentar